Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Family Drama

"Pasifik" - Antar Aku Pulang

Ditulis oleh : Cucu Sudiana Juni 2018   Debur ombak menemani senjaku, kopi ditanganku menjadi teman setia di waktu luang. Aku masih bertahan dengan pekerjaanku sekarang, bekerja di tanah rantau, jauh dari kampung halaman. Entah kenapa kopi kali ini sedikit hambar, ada rasa pahit yang pudar, aku merindukan rumah. Ada kebimbangan saat waktu itu aku meminta izin untuk bekerja di perusahaan pengolahan ikan di negara Amerika Serikat, orang tuaku sempat shock mendengar kata "luar negeri", namun pada saat itu aku bersikukuh untuk pergi dikarenakan di daerah sendiri aku malah menjadi pengangguran yang tidak potensial, aku ditolak beberapa perusahaan, hanya karena satu alasan "buta warna". Pikiranku melayang saat aku dulu baru lulus SMK, ditawari bekerja di perusahaan pengolahan insektisida, terjadi kecerobohan kerja oleh karyawan lain sehingga aku terpapar karbon disulfida, beruntung aku tidak mengalami kebutaan, namun takdir yang harus aku tanggung, aku sulit m...

ADILKAH INI?

“Apakah Tuhan memberikanku keadilan hidup?” Sepertinya aku terlalu lantang untuk bertanya seperti ini. Di usiaku yang telah melewati 30 ini sedikit banyak telah mengajarkanku arti kehidupan, kehidupan seorang perempuan yang seharusnya sudah mempunyai cinta sejati, mempunyai suami yang benar-benar membimbingku, yang mampu menerangi langkah hidupku yang berjalan secara sederhana ini. Tidak seperti diriku sekarang, perempuan dengan predikat janda yang gagal menjalin rumah tangga. Aku rasa cita-citaku ini terlalu sempurna, terlalu sempurna dalam kacamata seorang perempuan yang terlahir sebagai penyandang cacat. Mungkinkah ini kesalahan kedua orang tuaku? Yang telah melahirkanku ke dunia tanpa adanya kaki yang seharusnya memanjang di bawah tubuhku. Aku mendengar cerita bahwa 30 tahun yang silam ibuku pernah menyumpahi seorang lelaki gila yang sedang menggunting-gunting kasur ibuku yang tengah dijemur di belakang rumah. Matahari pada saat itu nampak cerah, dan tanpa sadar ibuku ...