Skip to main content

Posts

SALAH SIAPA?

“Diam…!!!” Lelaki itu membanting pintu dan mengeraskan suaranya kearah perempuan yang terdiam diatas lantai dengan mata sembab dan pipi yang basah. Kejadian seperti ini sudah berulang kali aku lihat, rasanya kehadiranku sebagai anak dari buah cinta mereka tak ayalnya seperti jiwa-jiwa yang lain tanpa rasa yang timbul dari hati nurani mereka. Aku masih tak mengerti dengan pertengkaran yang terjadi di depan mataku, dengan usiaku yang masih sangat dini untuk mengerti dan memahami permasalahan orang dewasa. “Sudah saya bilang, kamu itu perempuan yang tidak berguna dan tidak bisa apa-apa!!” Lelaki yang sebenarnya adalah ayah kandungku sendiri yang tak pernah memperhatikan aku bahkan memberi aku sapaan hangat ketika pulang sekolah memalingkan muka di depan ibuku dan beranjak pergi dari ruangan yang sesak dan penuh keraguan bagiku. Pernikahan orang tuaku adalah pernikahan tanpa restu. Tak ada cinta diantara mereka dan tak ada sepatah kata pun pernyataan sayang yang terlonta...

Lirik Fatin Shidqia Lubis - Aku Memilih Setia

Fatin Shidqia Lubis – Aku Memilih Setia Ada banyak cara Tuhan menghadirkan cinta Mungkin engkau adalah salah satunya Namun engkau datang disaat yang tidak tepat Cintaku t’lah dimiliki Reff: Inilah akhirnya harus kuakhiri sebelum cintamu semakin dalam Maafkan diriku memilih setia Walaupun ku tahu cintamu lebih besar darinya Maafkanlah diriku tak bisa bersamamu Walau besar dan tulusnya rasa cintamu Takkan mungkin untuk membagi cinta tulusku Dan aku memilih setia Back to :Reff Interlude: Seribu kali logikaku untuk menolak Tapi ku tak bisa bohongi hati kecilku Bila saja diriku ini masih sendiri Pasti ku kan memlih kan memilihmu Reff: Inilah akhirnya harus kuakhiri sebelum cintamu semakin dalam Maafkan diriku memilih setia Walaupun kutahu cintamu oOoOo… Walaupun kutahu cintamu lebih besar da…. Da..rinya

Lirik Lagu Seventeen - Sumpah Mati Aku Cinta

Sumpah Mati Aku Cinta By: Seventeen Intro: Sesungguhnya dan akulah pemilik hatimu Kau kan rasa cinta yang terdalam bersamaku kamu bisa bahagia selamanya *Sepantasnya dirimu seutuhnya untukku   Sempurnamu bila bersamaku dan denganku kita kan bahagia selamanya Reff: Sumpah ku mencintaimu sungguh ku gila karenamu Sumpah mati hatiku untukmu tak ada yang lain Mati rasaku tanpamu henti napas ku kar’namu Sumpah mati aku cinta Back to: * Interlude: Sumpah ku.. sungguh ku.. Sumpah mati hatiku untukmu tak ada yang lain Mati rasaku tanpamu henti napas ku kar’namu Sumpah mati aku cinta Back to : Reff Posting Lirik: @Cucu_Sudiana

PUISI CINTA GALAU

Terkadang dalam kehidupan kita semua, yang namanya cinta tidak akan pernah pudar. Hitam putih dan pahit manisnya sebuah perjalanan cinta selalu membentang dalam sebuah pertanyaan. Hayoo ngaku siapa yang kali ini ketiban galau gara-gara pasangannya berubah?? Let's check it out!! Berbeda By : Cucu Sudiana Tgl Penulisan : Minggu, 20 Januari 2013 [20:32] Dulu.. Saat aku berada tepat di dalam bola matamu, engkau memujaku lebih dari yang aku kira Dulu.. Saat aku bersenyawa di dalam darahmu, engkau melihatku laksana tetesan embun yang melenyapkan kering di rahangmu Dulu.. Saat aku menjadi segalanya di dalam kehidupanmu, engkau rela menempuh jarak tak terjangkau sekuat tenagamu Tapi itu dulu!! Kini.. Saat aku terperosok jatuh dari kepercayaanmu, engkau menatap getir dari tubuhku Kini.. Saat aku jauh dari ingatanmu, engkau bereinkarnasi menjadi sosok misterius yang pernah kukenal Kini.. Saat aku tak ada lagi di dalam firasatmu, engkau menangkap isi lang...

SYAIR TIDUR

^^_Syair Tidur_^^ Kriiikkk… Kriiikkk… Kriiikkk… Kriiikkk… Kriiikkk… Kriiikkk… Kriiikkk… Kudengar senyawa serangga yang berinteraksi lewat suhu yang menembus tulang ini.. Kulihat sketsa hitam dan oren merampas pandanganku.. Berapa banyak lagi udara yang mesti aku hirup sebelum lestari halusinasi mengajakku menari?? … … … … …

MATA - MATA KECIL

By: Cucu Sudiana Akhir pekan di musim kemarau yang cukup panjang memanjakan matahari untuk memancarkan sinar semaunya, tak peduli akan rintihan para pejalan kaki yang berkeluh kesah mengutarakan protes kecilnya mengenai perubahan iklim yang belakangan ini semakin menyiksa maupun rengekan dedaunan yang makin hari makin rontok. Gedung yang berada di tengah Universitas Siliwangi yang biasa disebut Mandala itu menggema oleh suara lengkingan, pembaca syair-syair zaman dahulu dengan tatapan mata yang kosong. Gadis-gadis yang berpakaian gothic, mengepalkan tangannya, rasa gemetar menelusuri tubuh-tubuh mereka. Berjalan sempoyongan tanpa arah, sesekali ada yang jatuh dan terkapar di lantai. Sungguh pemandangan yang memilukan, pengilustrasian umat manusia di atas derita. Sebuah tepukan dari pria berjubah hitam dengan kain batik Solo yang diikatkan pada kepalanya menghentikan aksi anak-anak teater. “Ok!! Semua bagus, penghayatan cukup maksimal dan latihan sekarang cukup sampai disini, ja...