Skip to main content

Kado Kecil di Bulan Desember



Kamis, 4 Desember 2014
Ada yang tahu dengan santri kelas 3 SMA Daar El Qolam 3 yang satu ini?
 
MC AKSES?? Yes that is true!! Tapi kali ini bukan membicarakan dia sebagai MC melainkan sebagai penulis. Muhammad Irfan kelas 3 IPA D tak disangka-sangka berhasil lolos menembus peringkat Juara 2 dalam Lomba Bulan Bahasa UGM 2014! Great..! Dia berhasil menyaingi peserta se-Indonesia yang lain yang angkanya sampai 2500 peserta untuk semua lomba. Kebetulan yang ditawarkan UGM ada lomba penulisan cerpen, puisi, essai dan komik. Acara ini ditujukan untuk dua kategori, yaitu umum dan pelajar dan telah diselenggarakan sejak bulan November kemarin. Sebenarnya lomba ini tidak sengaja admin temukan ketika kumpul Jurnalistik di hari Sabtu sore di penghujung Bulan Oktober, admin beserta rekan-rekan jurnalistik merasa tertarik dengan ajang terkemuka yang diadakan oleh Universitas Gadjah Mada ini, dan setelah di publish ternyata banyak rekan kita yang lain yang ikut lomba, berikut daftarnya!
No
Nama Lengkap
Kelas
Jenis Karya
Judul
1.
M. Faizul Ula
2 SMP C
Cerpen
Boneka Elly
2.
Muhammad Irfan
3 IPA D
Cerpen
Penghuni Goa Jepang



Puisi
Pengemis Tua



Puisi
Luka Dalam Semu



Puisi
Siklus Tujuh Abad



Puisi
Balada Garuda dan Singa Malaya
3.
Hesni
3 IPA A
Cerpen
Cinta Nomaden
4.
Robby Dharussalam
2 IPA B
Puisi
Pemuda
5.
Nadia Munisa
3 IPA B
Cerpen
Sepatu Boots untuk Ibu
6.
Sarah Michaela
3 IPS B
Cerpen
Terimakasih Sahabat
7.
Cucu Sudiana, S.Pd
(Teacher)
Cerpen
Adilkah Ini?

Setelah sekian lama menunggu hasil pengumuman yang agak mundur karena kebanjiran peserta yang awalnya ditargetkan 800 peserta, ternyata yang ikut malah lebih dari 2500-an, akhirnya hasil diumumkan juga hari ini dan telah dipublikasikan di akun twitter lombanya @BulanBahasaUGM dan blog resminya https://bulanbahasaugm.wordpress.com/


DAFTAR PEMENANG :

LOMBA PENULISAN CERPEN
Kategori Pelajar
Pemenang 1 : Semangkuk Nasi karya Dewi Nurul Aeni
Pemenang 2 : Dilema Penghuni Goa Jepang karya  M. Irfan
Pemenang 3 : Dari Sisifus pada Dabee karya Puspita Sari
Kategori Umum
Pemenang 1 : Laurestine yang Mengering pada Sebuah Janji  karya Nur Afifah W.
Pemenang 2 : Orang-orang yang Keluar dari Botol karya Rian Gusman W.
Pemenang 3 : Kisah Salah yang Bakhil karya Yusuf Mahdi

LOMBA PENULISAN ESAI
Kategori Pelajar
Pemenang 1 : Indonesia : Untaian Benang Kusut Sepanjang Garis Khatulistiwa karya Dimas Surya Sanjaya
Pemenang 2 : Kampung Bhineka karya Vera Permata Ningtyas
Pemenang 3 : Nilai Luhung Sutasoma karya Priyo Joko Purnomo
Kategori Umum
Pemenang 1 : Merintis Pendidikan Karakter dalam Sastra Indonesia karya Sulfiza Ariska’
Pemenang 2 : Kosmopolitanisme Romo Mangun karya Rizky Alif Alfian
Pemenang 3 : Quo Vadis Budaya Jawa? karya Djoko Kristanto

LOMBA PENULISAN PUISI
Pemenang 1 : Rubaiat Ruang Makan karya Faisal Oddang
Pemenang 2 : Di Sebuah Padang yang Kita Namai Surga karya Galih Pandu Adi
Pemenang 3 : Pocky Pengajar Hati karya Shofwa Muhimatunnisa

LOMBA KOMIK
Pemenang 1 : Curhatan Kang Jeff karya Isfari Dinika
Pemenang 2 : Alien karya Arin Agustin
Pemenang 3 : Jejak dan Harapan karya Yves Ilalang Sihkami

So, congrats buat M.Irfan, semoga ini menjadi langkah awal kamu sebagai penulis yang diperhitungkan! Dan buat yang lain yang tidak lolos don’t give up! Kekalahan bukan akhir dari segalanya, bukan berarti karya kalian kurang bagus, mungkin mood penilai aja yang lagi bermasalah..he
Nakh bagi kalian yang penasaran seperti apa cerpen karya M.Irfan, berikut admin share!
Author : C.S.M

Comments

Popular posts from this blog

7 Unsur Budaya Desa Golat Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis

Karakteristik budaya (meliputi tujuh unsur kebudayaan) masyarakat di Dusun Golat Tonggoh, Desa Golat, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis. Dalam ilmu sosiologi, dimanapun kita berada, baik itu di lingkungan rumah maupun ketika kita melakukan kunjungan ke luar daerah, ke luar kota, bahkan sampai ke luar negeri, kita akan selalu menemukan tujuh unsur  ke budaya an   dalam masyarakat. Ketujuh hal ini, oleh Clyde Kluckhohn dalam bukunya yang berjudul Universal Catagories of Culture   (dalam Gazalba, 1989: 10), disebut sebagai   tujuh unsur kebudayaan   yang bersifat universal ( cultural universals ). Artinya, ketujuh unsur ini akan selalu kita temukan dalam setiap kebudayaan atau masyarakat di dunia. Unsur-unsur ini merupakan perwujudan   usaha   manusia dalam memenuhi kebutuhan hidup dan memelihara eksistensi diri dan kelompoknya. Adapun yang menjadi karakteristik budaya di Dusun Golat Tonggoh adalah sebagai berikut : (1) Sistem religi dan ...

Perempuan Tak Tersentuh

Ini tak seperti yang aku harapkan sebelumnya, memetik buah cinta dari perempuan yang belum pernah sekalipun aku sentuh. Sudah enam bulan lebih aku mengenalnya, dan selama itulah kedekatan kami berdua terjalin. "Kak..." Begitulah yang sering aku baca dalam pesan singkatnya untukku, ketika ia ingin memulai sebuah perbincangan panjang denganku. Sebenarnya aku masih ragu, perempuan yang sempat membohongiku dengan wajah orang lain itu masih terkesan hanya manis dalam tutur katanya saja, tanpa benar-benar ingin menunjukkan keberadaannya. "Apakah aku egois? Hanya ingin menang sendiri? Salahkah jika aku begini?" Sungguh... Ini sangat menyulitkanku, kisah cinta yang tidak sempurna ini entah akan bertahan sampai kapan? Banyak orang bilang bahwa penantian cinta itu manis dan romantis, namun tidak bagiku. Aku merindukan kisah cinta yang  real!!  Sudah lebih dari satu tahun aku menyelami hidup sendiri, semenjak lulus kuliah dan mendapatkan pekerjaan pertamaku aku me...

SALAH SIAPA?

“Diam…!!!” Lelaki itu membanting pintu dan mengeraskan suaranya kearah perempuan yang terdiam diatas lantai dengan mata sembab dan pipi yang basah. Kejadian seperti ini sudah berulang kali aku lihat, rasanya kehadiranku sebagai anak dari buah cinta mereka tak ayalnya seperti jiwa-jiwa yang lain tanpa rasa yang timbul dari hati nurani mereka. Aku masih tak mengerti dengan pertengkaran yang terjadi di depan mataku, dengan usiaku yang masih sangat dini untuk mengerti dan memahami permasalahan orang dewasa. “Sudah saya bilang, kamu itu perempuan yang tidak berguna dan tidak bisa apa-apa!!” Lelaki yang sebenarnya adalah ayah kandungku sendiri yang tak pernah memperhatikan aku bahkan memberi aku sapaan hangat ketika pulang sekolah memalingkan muka di depan ibuku dan beranjak pergi dari ruangan yang sesak dan penuh keraguan bagiku. Pernikahan orang tuaku adalah pernikahan tanpa restu. Tak ada cinta diantara mereka dan tak ada sepatah kata pun pernyataan sayang yang terlonta...