Skip to main content

Posts

Koleksi-Seleksi-Resepsi

Koleksi-Seleksi-Resepsi By Cucu Sudiana 19 Mei 2015 "Aku tak tahu siapa yang salah? Diriku yang terlalu egois atau memang ada perubahan yang tak aku ketahui?" Perempuan bernama Rasya itu kembali menanyakan kejelasan perasaanku, aku menggantungnya dengan alasan cinta tidak seharusnya terjadi secara cepat, melainkan butuh proses dan keyakinan diri. Ya memang.. jika dilihat dari usia, mungkin aku terlalu tidak pantas menjalin hubungan dengan perempuan yang jauh lebih muda dariku, 7 tahun, perbandingan itu terlihat jelas. Tetapi bukankah cinta itu tidak memandang usia? Bahkan cinta itu tidak butuh alasan yang bertele-tele bukan? "PING!!" Smartphoneku berteriak-teriak saat aku tinggalkan sejenak. Rasya kembali dengan kata-katanya yang indah, memujaku dan memanjakanku dengan rangkaian kalimat yang elok sekali untuk dibayangkan. "Rasya menyukai Bapak, bapak itu wangi, selalu terlihat fresh , beda dengan yang lain" Sekali lagi, aku...

Luka Lamaku

Luka Lamaku   By : Cucu Sudiana Date : Saturday, 04/04/2015   “Mau gak aku kenalin dengan temen kostan aku?” Kata-kata perempuan yang kadang baik dan kadang judes itu menggelitik pendengaranku. Tidak biasanya dia membicarakan masalah asmara denganku, atau lebih gamblangnya baru kali ini ada orang yang terang-terangan membicarakan hal yang sangat sensitif seperti ini. Secepat kilat dan dengan panjang lebar perempuan yang sering dipanggil Tia itu menjelaskan dengan gamblang sosok temannya, dari A sampai Z, dan dari hal yang penting sampai yang paling tidak penting dia ceritakan. Di dalam pikiranku khayalan dan bayang-bayang gadis yang masih semu itu menjelma menjadi sesosok perempuan yang kini tengah dihadapanku. Entah kebetulan seperti apa yang mempertemukan aku dengan dirinya dalam ketidaksengajaan. “Hairra..?” Tatapanku tertuju kepada seorang gadis yang saat itu sedang termenung sendiri dibelakang ruang kuliah Biologi. Dalam genggamannya terlihat beberapa b...

Dilema Penghuni Goa Jepang

Buah Karya : Muhammad Irfan 14 Agustus 1945 “Tang!” bunyi hantaman palu godam itu kembali membangunkan tidur siangku. Sebenarnya tak ada waktu tidur bagi kami, tapi aku sering mencuri waktu walau semenit ketika para tentara Jepang itu lengah, walau semenit. Ya, kini telah siang. Tenagaku benar-benar habis, badanku terasa bergetar menahan tulang dan kulit yang masih tersisa di tubuh kecil ini.           Aku butuh nasi busuk yang diberikan tentara Nippon itu tadi pagi. Kami hanya mendapat setengah batok nasi dalam sehari. Tangan ku mulai meraba-raba tanah, karena cahaya yang masuk tak mampu menerangi seantero lorong Goa Jepang ini.           “Ros, tidakkah kau melihat nasiku disini?” tanya ku pada Alveros, salah satu buruh baru yang ku kenal dari ribuan buruh yang telah mati. Dia salah satu buruh kiriman dari Papua. “Nasi apa? Yang ku lihat dari tadi hanyalah dinding dan palu be...

Kado Kecil di Bulan Desember

Kamis, 4 Desember 2014 Ada yang tahu dengan santri kelas 3 SMA Daar El Qolam 3 yang satu ini?   MC AKSES?? Yes that is true!! Tapi kali ini bukan membicarakan dia sebagai MC melainkan sebagai penulis. Muhammad Irfan kelas 3 IPA D tak disangka-sangka berhasil lolos menembus peringkat Juara 2 dalam Lomba Bulan Bahasa UGM 2014! Great..! Dia berhasil menyaingi peserta se-Indonesia yang lain yang angkanya sampai 2500 peserta untuk semua lomba. Kebetulan yang ditawarkan UGM ada lomba penulisan cerpen, puisi, essai dan komik. Acara ini ditujukan untuk dua kategori, yaitu umum dan pelajar dan telah diselenggarakan sejak bulan November kemarin. Sebenarnya lomba ini tidak sengaja admin temukan ketika kumpul Jurnalistik di hari Sabtu sore di penghujung Bulan Oktober, admin beserta rekan-rekan jurnalistik merasa tertarik dengan ajang terkemuka yang diadakan oleh Universitas Gadjah Mada ini, dan setelah di publish ternyata banyak rekan kita yang lain yang ikut lomba, berikut d...